Kendari – Universitas Mandala Waluya, khususnya melalui Unit Beasiswa, menggelar serangkaian kegiatan akademik berupa seminar, webinar, dan kuliah umum pada Senin, 7 April 2026. Acara yang diberi judul “Akselerasi Karir dan Pengembangan Kompetensi Mahasiswa Penerima Beasiswa” ini menghadirkan berbagai narasumber profesional dari industri dan akademisi terkemuka. Inisiatif ini merupakan komitmen kampus dalam memberdayakan mahasiswa beasiswa untuk siap menghadapi kompetisi dunia kerja yang semakin ketat.
Kegiatan berlangsung sepanjang hari, mulai pukul 08.00 hingga 16.30 WITA, dan melibatkan lebih dari 500 peserta yang terdiri dari mahasiswa penerima beasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Mandala Waluya. Lokasi penyelenggaraan mencakup Aula Utama Gedung Rektorat, Ruang Seminar Blok A, dan platform daring melalui aplikasi Zoom untuk mengakomodasi partisipasi mahasiswa dari berbagai lokasi.
### Latar Belakang dan Motivasi Penyelenggaraan
Unit Beasiswa Universitas Mandala Waluya, yang dipimpin langsung oleh Kepala Unit Ir. Siti Nurhaliza, M.Sc., menjelaskan bahwa acara ini dirancang sebagai bagian dari program pengembangan holistik bagi mahasiswa penerima beasiswa. Beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa bukan hanya sekedar bantuan finansial, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap berkontribusi pada pembangunan nasional.
“Kami memahami bahwa mahasiswa penerima beasiswa memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Mereka tidak hanya dituntut untuk berprestasi akademik, tetapi juga harus memiliki keterampilan praktis dan pemahaman mendalam tentang tuntutan industri modern,” ujar Ir. Siti Nurhaliza dalam acara pembukaan, Senin pagi di Aula Utama.
Data yang dihimpun Unit Beasiswa menunjukkan bahwa hingga tahun akademik 2025/2026, Universitas Mandala Waluya memberikan beasiswa kepada 1.247 mahasiswa dari berbagai sumber, termasuk Beasiswa Bidikmisi (sekarang Bidikmisi Plus), Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (BPPA), beasiswa dari Pemerintah Daerah Sulawesi Tenggara, dan beasiswa korporat dari berbagai perusahaan swasta. Melihat jumlah yang signifikan ini, Unit Beasiswa merasa perlu mengadakan program pemberdayaan yang komprehensif.
### Rangkaian Kegiatan dan Pembicara Utama
Acara dimulai dengan sesi pembukaan yang dipandu oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Bambang Sutrisno, S.E., M.B.A. Dalam sambutannya, Wakil Rektor menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan industri dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia yang kompetitif.
“Universitas Mandala Waluya percaya bahwa pendidikan tinggi bukan hanya tentang transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang membangun karakter dan kompetensi praktis yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Program seminar dan webinar hari ini adalah wujud konkret dari komitmen tersebut,” kata Dr. Bambang Sutrisno, seperti dilaporkan tim komunikasi kampus.
Sesi pertama, dimulai pukul 09.00 hingga 10.30 WITA, menghadirkan pembicara utama Bapak Hartono Wijaya, Direktur Sumber Daya Manusia PT Pertamina Regional Sulawesi Tenggara. Hartono Wijaya memaparkan tentang “Strategi Pengembangan Karir dan Kompetensi Teknis dalam Era Transformasi Digital.” Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri migas, Wijaya memberikan wawasan mendalam tentang keterampilan yang paling diminati oleh industri saat ini.
“Industri saat ini sangat membutuhkan profesional muda yang tidak hanya menguasai hard skills di bidangnya, tetapi juga memiliki kemampuan soft skills yang kuat, terutama komunikasi, kepemimpinan, dan adaptabilitas terhadap perubahan teknologi. Saya melihat mahasiswa Universitas Mandala Waluya memiliki potensi besar untuk menjadi profesional seperti itu,” ungkap Hartono Wijaya kepada para peserta seminar.
Sesi kedua, pukul 11.00 hingga 12.30 WITA, menampilkan kuliah umum dengan pembicara Prof. Dr. Leila Handayani, M.Pd., seorang ahli pendidikan dan pengembangan diri dari Universitas Negeri Jakarta. Dalam sesi berjudul “Membangun Resiliensi dan Mindset Pertumbuhan untuk Meraih Kesuksesan,” Prof. Leila membahas aspek psikologis dan motivasional dalam perjalanan karir seseorang.
“Saya selalu mengatakan kepada mahasiswa bahwa beasiswa yang Anda terima adalah amanah. Amanah itu bukan hanya untuk Anda sendiri, tetapi untuk masyarakat luas. Oleh karena itu, mindset yang tepat adalah memandang pendidikan sebagai kesempatan untuk memberikan dampak positif bagi orang lain,” jelas Prof. Leila Handayani, sambil menunjukkan berbagai studi kasus tentang kesuksesan lulusan yang dahulu juga merupakan penerima beasiswa.
### Webinar dan Sesi Interaktif
Setelah istirahat makan siang, acara dilanjutkan dengan sesi webinar pukul 13.30 hingga 15.00 WITA yang menghadirkan tiga pembicara sekaligus dalam format panel discussion. Pembicara panel terdiri dari:
1. Ibu Citra Dewi Maheswari, Manajer Talent Development PT Bank Mandiri Cabang Kendari, membahas “Peluang Karir di Sektor Perbankan dan Keuangan Digital”
2. Mas Eka Putra Santoso, Founder dan CEO PT Teknologi Solusi Inovatif Indonesia (startup teknologi), menjelaskan “Peluang Entrepreneurship dan Innovation di Era Digital”
3. Dr. Muhammad Ridho Azzahra, S.Kom., M.Tech., dosen Universitas Mandila Waluya Fakultas Teknik, membahas “Pengembangan Riset dan Academic Excellence untuk Mahasiswa Berprestasi”
Sesi panel discussion ini dirancang secara interaktif, memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan langsung kepada para pembicara. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang masuk, baik melalui mikrofon fisik untuk peserta yang hadir di lokasi, maupun melalui fitur chat untuk peserta webinar daring.
“Saya sangat terkesan dengan kualitas pertanyaan yang diajukan peserta. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa penerima beasiswa Universitas Mandala Waluya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan kesadaran yang baik tentang masa depan mereka,” komentar Ibu Citra Dewi Maheswari setelah sesi berakhir.
### Sesi Penutup dan Pengumuman Program Lanjutan
Pada pukul 15.30 hingga 16.30 WITA, acara ditutup dengan sesi sharing session yang lebih informal. Para alumni sukses yang juga pernah menjadi penerima beasiswa diundang untuk berbagi pengalaman mereka dengan peserta. Hadir dalam sesi ini antara lain:
– Arif Hidayat, Alumni 2020 Fakultas Teknik Industri, saat ini bekerja sebagai Process Engineer di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
– Putri Amelia Sari, Alumni 2021 Fakultas Manajemen, sekarang menjadi management trainee di PT Unilever Indonesia
– Danang Wijaya, Alumni 2019 Fakultas Hukum, yang kini menjadi advokat muda dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial
Kepala Unit Beasiswa, Ir. Siti Nurhaliza, juga mengumumkan beberapa program baru yang akan diluncurkan pada semester depan:
1. Mentoring Program – program pendampingan intensif antara mahasiswa penerima beasiswa dengan profesional muda dari berbagai industri
2. Scholarship Career Club – wadah diskusi dan pengembangan keterampilan khusus untuk mahasiswa beasiswa
3. Internship Scholarship Program – program magang bertai bagi mahasiswa penerima beasiswa dengan partner perusahaan nasional dan internasional
“Program-program baru ini adalah hasil dari feedback mahasiswa dan evaluasi kami terhadap kebutuhan riil di lapangan. Kami berharap melalui inisiatif-inisiatif ini, mahasiswa penerima beasiswa semakin siap dan percaya diri dalam menghadapi tantangan karir di masa depan,” terang Ir. Siti Nurhaliza.
### Dampak dan Respons Peserta
Feedback dari peserta menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi terhadap acara ini. Dari survei sederhana yang dilakukan panitia, 89% peserta menilai acara ini sangat bermanfaat, 9% menilai bermanfaat, dan hanya 2% yang menilai cukup. Rata-rata nilai kepuasan peserta mencapai 8,7 dari skala 10.
“Saya belajar banyak hari ini, terutama dari sesi panel yang membahas peluang entrepreneurship. Saya mulai tertarik untuk mengembangkan startup di bidang teknologi pertanian,” ujar Rendra Wijaya, mahasiswa Fakultas Pertanian semester 6 yang merupakan penerima Beasiswa Bidikmisi Plus.
Sementara itu, Dewi Kusuma, mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi semester 4, mengatakan bahwa sesi tentang pengembangan diri memberikan perspektif baru baginya. “Prof. Leila mengingatkan saya bahwa beasiswa adalah amanah. Ini membuat saya semakin termotivasi untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat,” ungkap Dewi.
### Komitmen Universitas Mandala Waluya ke Depan
Dr. Bambang Sutrisno menegaskan bahwa seminar, webinar, dan kuliah umum pada 7 April 2026 ini adalah bagian dari strategi jangka panjang Universitas Mandala Waluya dalam meningkatkan kualitas lulusan. Universitas berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan serupa secara berkala.
“Kami akan menjadikan program ini sebagai agenda tahunan yang akan terus ditingkatkan kualitas dan jangkauannya. Kolaborasi dengan industri dan profesional lainnya juga akan terus kami perkuat,” jelas Wakil Rektor Bidang Akademik.
### Penutup
Acara seminar, webinar, dan kuliah umum “Akselerasi Karir dan Pengembangan Kompetensi Mahasiswa Penerima Beasiswa” yang diselenggarakan Unit Beasiswa Universitas Mandala Waluya pada 7 April 2026 berhasil memberikan nilai tambah signifikan bagi mahasiswa peserta. Dengan menghadirkan berbagai narasumber profesional dari dunia industri dan akademisi, acara ini membuktikan komitmen kampus dalam memberdayakan mahasiswa penerima beasiswa untuk menjadi lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap praktis menghadapi dunia kerja yang dinamis.
Diharapkan, program-program serupa akan terus dikembangkan oleh Unit Beasiswa Universitas Mandala Waluya untuk mendukung perjalanan karir mahasiswa penerima beasiswa menuju masa depan yang cemerlang dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.
—
Wartawan: Tim Komunikasi Universitas Mandala Waluya
Narahubung: Unit Beasiswa Universitas Mandala Waluya, Kendari
Tanggal Publikasi: 8 April 2026