KENDARI — Universitas Mandala Waluya kembali membuktikan komitmennya dalam menghasilkan mahasiswa berkualitas tinggi. Dalam periode Januari hingga April 2026, sedikitnya lima mahasiswa yang menerima dukungan dari Unit Beasiswa kampus berhasil meraih prestasi luar biasa di berbagai kompetisi tingkat nasional dan internasional. Pencapaian ini menunjukkan dedikasi institusi pendidikan berbasis di Kendari tersebut dalam membina talenta muda Indonesia.
Puncak kesuksesan dimulai ketika mahasiswa program studi Teknik Informatika, Aldi Pratama, meraih medali emas di Kompetisi Pemrograman Nasional (KPN) 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada bulan Maret lalu. Kompetisi prestisius ini diikuti oleh lebih dari 300 tim dari universitas terkemuka di seluruh Indonesia. Aldi berhasil mengalahkan puluhan pesaing dengan solusi algoritmik yang inovatif dalam menyelesaikan lima soal pengembangan sistem informasi dalam waktu kurang dari dua jam.
“Saya sangat bangga dapat mewakili Universitas Mandala Waluya di panggung nasional. Dukungan dari Unit Beasiswa kampus memungkinkan saya fokus pada akademik tanpa khawatir tentang beban finansial. Mereka tidak hanya memberikan dana, tetapi juga motivasi dan fasilitasi pelatihan khusus untuk mengikuti kompetisi ini,” ungkap Aldi Pratama saat diwawancarai di kantor Unit Beasiswa, Rabu (11 April 2026).
Tidak berhenti di situ, mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi, Siti Nurhaliza, membuktikan keunggulan dalam bidang komunikasi digital. Siti berhasil memenangkan kategori Best Documentary Video di International Student Media Festival (ISMF) 2026 yang diadakan di Singapura pada pertengahan Februari. Dokumenter berdurasi 15 menit produksinya mengangkat tema pelestarian budaya lokal Sulawesi Tenggara dan berhasil menyentuh hati juri internasional dari 18 negara peserta.
“Tema dokumenter saya berangkat dari kehidupan sehari-hari nelayan di pantai Kendari. Saya ingin memperlihatkan kepada dunia bagaimana generasi muda Indonesia tetap menjaga warisan budaya di tengah arus globalisasi. Proses produksi memang tidak mudah, tetapi tim pembimbing dari fakultas dan dukungan finansial dari Unit Beasiswa membuat saya dapat mengalokasikan waktu dan sumber daya dengan optimal,” jelas Siti Nurhaliza.
Sementara itu, di bidang lingkungan hidup, mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan, Budi Santoso, meraih penghargaan Best Innovation Award dalam National Green Technology Summit 2026 yang diadakan di Surabaya bulan Maret. Inovasi Budi berupa sistem pengolahan limbah organik berbasis teknologi anaerobic digestion yang ramah lingkungan dan dapat diterapkan di komunitas pesisir mendapat apresiasi tinggi dari para ahli lingkungan nasional.
Pencapaian serupa juga diraih oleh Dewi Lestari dari Program Studi Sastra Inggris yang memenangkan kategori Best English Presentation dalam Asian Youth Language Conference (AYLC) 2026 di Bangkok, Thailand. Presentasi akademiknya tentang pengaruh media sosial terhadap perkembangan bahasa Inggris di kawasan Asia Tenggara berhasil melewati seleksi ketat dari 150 peserta dari 12 negara.
Tidak ketinggalan, Reza Firmansyah dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis meraih juara kedua dalam ajang National Case Study Competition for Business Students 2026 di Yogyakarta. Dengan analisis mendalam tentang strategi pengembangan usaha kecil menengah (UKM) di era digital, tim Reza berhasil mengalahkan pesaing dari universitas-universitas ternama.
Komitmen Unit Beasiswa Universitas Mandala Waluya
Direktur Unit Beasiswa Universitas Mandala Waluya, Dr. Iwan Setiawan, M.Pd., menyatakan bahwa pencapaian luar biasa dari kelima mahasiswa tersebut merupakan hasil dari strategi komprehensif dalam mendukung pengembangan potensi akademik dan non-akademik mahasiswa berprestasi.
“Unit Beasiswa kami tidak hanya fokus pada penyaluran dana kepada mahasiswa yang membutuhkan, tetapi juga secara aktif mengidentifikasi dan membina mahasiswa dengan bakat dan minat khusus di berbagai bidang. Kami percaya bahwa investasi terbaik adalah investasi untuk pengembangan sumber daya manusia berkualitas,” kata Dr. Iwan dalam wawancara eksklusif di ruang kerjanya, Kamis (11 April 2026).
Lebih lanjut, Direktur Unit Beasiswa menjelaskan bahwa kampus telah menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga dan organisasi nasional maupun internasional untuk memberikan pelatihan dan pembimbingan intensif kepada mahasiswa yang akan berkompetisi di tingkat nasional dan internasional. Program mentoring khusus, akses ke sumber daya digital berkualitas, dan dukungan finansial untuk biaya registrasi serta akomodasi perjalanan menjadi bagian integral dari strategi ini.
“Dari tahun akademik 2025-2026, kami telah meningkatkan alokasi anggaran khusus untuk program pengembangan prestasi mahasiswa sebesar 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini adalah bentuk komitmen nyata kampus dalam meningkatkan kompetitivitas lulusan Universitas Mandila Waluya di pasar kerja global,” tambah Dr. Iwan.
Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. H. Bambang Sutrisno, M.Sc., juga memberikan apresiasi tinggi terhadap prestasi-prestasi gemilang yang telah diraih oleh mahasiswa dan Unit Beasiswa. Menurut Prof. Bambang, pencapaian ini sejalan dengan visi jangka panjang universitas untuk menjadi institusi pendidikan berkelas dunia yang menghasilkan lulusan kompetitif dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia.
“Kebanggaan kami tidak hanya terletak pada medali atau penghargaan yang diraih, tetapi pada proses pembelajaran dan pengembangan karakter yang dialami oleh mahasiswa kami. Melalui kompetisi-kompetisi tingkat tinggi ini, mereka belajar untuk bersikap profesional, gigih menghadapi tantangan, dan percaya diri dalam berkomunikasi dengan standar internasional,” ujar Prof. Bambang dalam pidato apresiasi yang disampaikan pada acara penerimaan mahasiswa berprestasi, Jumat (11 April 2026).
Dampak Positif bagi Reputasi dan Kredibilitas Kampus
Pencapaian mahasiswa berprestasi Universitas Mandala Waluya memiliki dampak signifikan terhadap meningkatnya reputasi dan kredibilitas institusi. Dalam beberapa peringkat universitas nasional yang dikeluarkan oleh organisasi independent, Universitas Mandala Waluya menunjukkan tren peningkatan konsisten dalam kategori “Prestasi Mahasiswa” dan “Penelitian dan Inovasi.”
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Publikasi, Siti Rahayu, M.Kom., mengatakan bahwa prestasi-prestasi ini telah mendapat liputan media massa nasional dan internasional, yang secara otomatis meningkatkan visibilitas positif kampus di mata publik dan calon mahasiswa baru.
“Kami telah menerima ratusan pertanyaan dari calon mahasiswa dan orang tua mereka yang terinspirasi oleh pencapaian mahasiswa kami. Mereka tertarik untuk bergabung dengan institusi yang secara terbukti mampu mengembangkan potensi siswanya di tingkat nasional dan internasional. Hal ini merupakan aset marketing organik yang sangat berharga bagi perkembangan berkelanjutan universitas,” jelasnya.
Testimoni Pembimbing Akademik
Dr. Nur Aziz, S.Kom., M.Tech., pembimbing akademik Aldi Pratama dalam persiapan kompetisi pemrograman, menceritakan dedikasi luar biasa yang ditunjukkan mahasiswanya. “Aldi datang ke lab komputer hampir setiap hari, bahkan pada akhir pekan, untuk melatih kemampuan pemrogramannya. Dia bukan tipe mahasiswa yang memandang beasiswa sebagai keuntungan finansial semata, tetapi sebagai tanggung jawab untuk memberikan hasil terbaik. Motivasi intrinsik seperti ini yang akhirnya mengantarnya pada kemenangan,” ungkap Dr. Nur Aziz.
Serupa halnya dengan Prof. Dr. Hendra Kusuma, M.A., dosen pembimbing Siti Nurhaliza, yang mengakui kerja keras dan kreativitas luar biasa mahasiswanya dalam menggarap proyek dokumenter. “Siti memiliki sensitivitas tinggi terhadap isu-isu sosial dan budaya. Kemampuannya dalam storytelling melalui media visual sungguh-sungguh exceptional. Dukungan dari Unit Beasiswa memungkinkan Siti untuk melakukan riset lapangan yang mendalam tanpa khawatir kendala finansial,” tuturnya.
Strategi Berkelanjutan untuk Menghasilkan Lebih Banyak Mahasiswa Berprestasi
Menanggapi kesuksesan ini, Unit Beasiswa Universitas Mandala Waluya telah merancang strategi jangka panjang untuk terus menghasilkan mahasiswa berprestasi dalam berbagai bidang. Strategi ini mencakup tiga pilar utama: identifikasi bakat dini, pengembangan kompetensi berkelanjutan, dan networking dengan institusi pendidikan dan organisasi internasional.
“Tahun depan, kami akan meluncurkan program beasiswa khusus dengan nama ‘Mandala Excellence Scholarship’ yang akan memberikan dukungan intensif kepada mahasiswa dengan track record akademik exceptional dan potensi bersaing di tingkat global. Program ini akan mencakup mentoring dari praktisi industri, akses ke research lab berkualitas internasional, dan kesempatan magang di institusi-institusi terkemuka,” jelas Dr. Iwan Setiawan.
Selain itu, kampus juga berkomitmen untuk meningkatkan aksesibilitas informasi tentang berbagai kompetisi akademik melalui portal khusus yang akan diluncurkan dalam waktu dekat. Portal ini akan menampilkan jadwal kompetisi, panduan pendaftaran, serta success stories dari mahasiswa-mahasiswa yang telah meraih prestasi sebelumnya.
Penutup
Pencapaian gemilang mahasiswa Universitas Mandala Waluya di kompetisi nasional dan internasional pada periode Januari hingga April 2026 merupakan bukti nyata dari efektivitas sistem pendidikan dan dukungan institusional yang telah dibangun oleh kampus. Melalui kombinasi antara kualitas pengajaran, fasilitas memadai, dan dukungan finansial melalui Unit Beasiswa, universitas mampu mengakselerasi pengembangan potensi mahasiswa hingga mencapai standar kompetitif global.
Dengan terus berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia dan meningkatkan kolaborasi dengan berbagai lembaga internasional, Universitas Mandala Waluya diharapkan dapat terus menghasilkan lulusan berkualitas tinggi yang siap menjadi pemimpin dan inovator di masa depan. Prestasi-prestasi yang telah diraih pada tahun ini hanyalah awal dari perjalanan panjang menuju keunggulan akademik yang berkelanjutan.
—
Informasi Kontak:
Unit Beasiswa Universitas Mandala Waluya
Jl. Soekarno-Hatta No. 123, Kendari, Sulawesi Tenggara
Telepon: (0401) 3198XXX
Email: [email protected]
Website: www.mandalawaluya.ac.id
(Penulis adalah jurnalis kampus yang meliput perkembangan akademik Universitas Mandala Waluya)